Saka POM SMP IT Assalam Ambon berpartisipasi dalam pengawasan pangan takjil bersama Walikota dan BPOM Ambon di Sentra Penjualan Takjil Masjid Al Fatah Ambon, Jumat 27 Februari 2026.

Sampling dilakukan di pedagang takjil daerah Waihaong dan Masjid Al Fatah Ambon. Pangan takjil yang disampling adalah sirup, es, kue, puding, gorengan, tahu dan bakso. Selain sampling juga dilakukan edukasi keamanan pangan kepada pendagang takjil. 

Pengujian dilakukan oleh Saka POM SMP IT Assalam Ambon yang telah dilatih. Uji dilakukan dengan rapid test kit terhadap 4 bahan berbahaya yang sering disalahgunakan yatu boraks, formalin, pewarna tekstil rhodamin-B dan metanil yellow. Bahan berbahaya ini dapat menyebabkan gangguankesehatan seperti dalam waktu yang panjang dapat menyebabkan kerusakan hati dan ginjal, iritasi saluran cerna dan pernafasan. Paparan dalam dosis tinggi dan waktu lama dapat mengakibatkan kematian. Sebanyak 31 sampel yang diuji alhamdulillah tidak mengandung bahan berbahaya tersebut. 

Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, menyampaikan apresiasi kepada BPOM Ambon dan SMP IT Assalam yang telah melakukan pengawasan. Edukasi terus dilakukan kepada pedagang takjil agar tetap menjaga kebersihan dan tidak menggunakan bahan berbahaya. 

Kepala BPOM Ambon, Tamran Ismail, menyampaikan pesan kepada masyarakat agar terus menjaga keamanan pangan, menjaga kebersihan, tidak mengonsumsi pangan yang tidak bersih dan berwarna mencolok, serta selalu menjaga kesehatan dalam menjalankan ibadah puasa.

Selamat menjalankan ibadah Ramadhan. Cek produkmu dengan aplikasi BPOM Mobile. Jangan lupa jadi konsumen cerdas dengan Cek KLIK, Cek Kemasan, Label, Izin Edar dan Kadaluwarsa (KAA)